pencarian

Showing posts with label cara resep. Show all posts
Showing posts with label cara resep. Show all posts

Bisnis Online Sampingan Tanpa Modal

Cara Paling Mudah Memulai Bisnis Online Gratis Tanpa Modal Dengan Menggunakan Sebuah ponsel Android

Seiring terus berkembangnya teknologi yang serba canggih saat ini nampaknya banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari peluang usaha sampingan melalui jaringan internet. Namun untuk memulai usaha seperti ini tentunya diperlukan kecermatan dan kerja keras, apalagi jika anda masih pemula yang ingin mencoba-coba belajar memulai dan mendalami bisnis online.

Jika anda memang benar-benar masih belajar dan masih sangat awam soal bisnis lewat internet saya sarankan untuk mengikuti bisnis online yang gratisan saja, dan jangan terburu buru mencoba bisnis investasi atau pun mengeluarkan modal untuk menjadi member pada bisnis online yang hendak anda ikuti. Dan perlu anda ketahuai tidak semua bisnis online gratisan itu hanya bisa menghasilkan dollar kecil, Meskipun hanya sebuah bisnis gratisan asalkan anda dapat menguasai sistem yang ada untuk mendapatkan dolar dari internet itu pasti akan terasa sangat mudah.

Nah pada kesempatan ini saya ingin memberikan sedikit informasi kepada anda yang masih belajar seputar bisnis online gratis, namun tips yang akan saya berikan kali ini tidak menggunakan leptop atau PC untuk pengoprasianya tapi hanya menggunakan smartphone android saja sudah cukup, jika anda tertarik mencoba merasakan dolar gratis dari android silakan baca ulasan berikut ini.

Cara Mendapatkan uang dari ponsel Android Dengan aplikasi WHAFF.

WHAFF adalah salah satu aplikasi android penghasil dolar yang terbukti membayar kepada para membernya tepat waktu sampai saat ini.

Menurut saya Whaff ini hampir sama dengan market android seperti google play yang menyediakan banyak aplikasi dan game-game menarik namun perbedaanya anda akan dibayar jika anda mendownload salah satu aplikasi yang telah di sediakan oleh pihak WHAFF, anda juga akan mendapatkan komisi tambahan jika anda mau mempertahankan aplikasi yang sudah anda download tadi. Selain itu anda juga akan dibayar jika membagikan aplikasi ini di Facebook atau Google Plus, Menginvite teman di facebook anda, memberi "LIKE" pada FansPage Facebook mereka dan masih banyak lagi yang belum bisa saya kupas tuntas secara rinci disini.

Cara daftar WhafF Reward

1. Siapkan ponsel android anda, karena untuk memulai bisnis online ini diperlukan sebuah ponsel android.

2. Lagsung masuk ke PayStore dan pada kotak pencarian ketikan "Whaff Rewards" , setelah ketemu aplikasi yang bernama "WHAFF rewards" anda bisa segera mendownload dan menginstall aplikasi tersebut.

Baca Selengkapnya »

Belajar Cara Bisnis Pintar ala Bob Sadino

Pada dasarnya semua orang berhak untuk menentukan pilihannya sendiri sesuai dengan apa yang dininginkannya dan sesuai dengan tingkat kemampuannya dalam berfikir sebelum melakukan tindakan tersebut. Dalam hal ini kami mencoba mencoba memaparkan kembali pilihan pilihan tersebut berdasarkan pandangan bapa BOB Sadino, berikut pemaparannya. Semoga pemaparan dari sudut pandang beliau bisa menjadi inspirasi dan motivasi anda untuk memulai wirausaha.




Terlalu Banyak Ide – Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

Miskin Keberanian untuk memulai –Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.

Terlalu Pandai Menganalisis –Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

Ingin Cepat Sukses –Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

Tidak Berani Mimpi Besar – Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi – Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.

Berpikir Negatif Sebelum Memulai – Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

Maunya Dikerjakan Sendiri – Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan – Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.

Tidak Fokus – Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

Tidak Peduli Konsumen – Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

Tidak Tuntas – Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.

Tidak Tahu Pioritas – Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas

Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas – Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,

Mencampuradukan Keuangan – Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.

Mudah Menyerah – Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

Melupakan Tuhan – Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.

Melupakan Keluarga – Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga

Berperilaku Buruk – Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diatas kakinya sendiri


Posisi Kamu Dimana ??

Baca Selengkapnya »

Cara mempercantik menghias baju dan kaos bekas

Kaos bekas dapat menjadi bernilai kembali jika kamu mau berkreasi. Luangkan waktu dan mulailah bermain dengan idemu. Ide sederhana akan menjadi peluang bisnis untukmu jika kamu mau berkreasi dan kreatif.
Baca Selengkapnya »

Cara Memasarkan Produk di Media Sosial

Wishpond.co.id. Situs ini menawarkan pada pelanggan mereka sebuah layanan Kampanye Marketing di Media Sosial dengan cara yang dapat dilakukan dengan mudah oleh siapa saja. Situs ini membantu pelanggan mereka dalam membuat sebuah kampanye melalui media sosial terutama Facebook dan Twitter. Kita dapat dengan mudah melakukan kegiatan promosi melalui kontes dan iklan di Facebook, Twitter, baik itu dalam versi full website ataupun selular.


Baca Selengkapnya »

Cara Menjual Memasarkan produk dengan cepat

Ada 3 buah kaleng minuman dari pabrik yang sama, ukuran yang sama, gudang yang sama, dimasukkan dalam kardus yang sama dan diantarkan ke 3 tempat berbeda oleh orang yang sama.
Kaleng pertama diantarkan ke pedagang asongan di pinggir jalan, pedagang itu lalu menjajakan kaleng itu ke orang2 yang lalu lalang di jalanan. Dan alhamdulillah minuman itu terjual dengan harga Rp. 2.000,-

Kaleng kedua diantakan ke sebuah warung makan. Oleh pemilik warung kaleng itu dijajar rapi di meja makan. Jika ada yang membelinya, pemilik memberikan gelas berisi es batu dan pembeli tinggal menuangkan saja ke dalam gelas. Di sini minuman itu terjual dengan harga Rp. 3.000,-

Kaleng ketiga di bawa ke sebuah hotel. Dia diletakkan begitu saja di dalam gudang gelap. Jika ada yang beli, baru dikeluarkan. Dibuka kalengnya dan dituangkan dalam gelas kristal indah dan es batu yang terbuat dari air mineral. Sebuah sedotan cantik dan sepotong buah segar menghias di pinggir gelas. Seorang pelayan dengan pakaian rapi dan necis membawanya dalam nampan perak yang indah. Di sini, minuman itu terjual dengan harga Rp. 50.000,-

Bisnis itu bukan soal aku punya ini dan kamu harus bayar segini. Bisnis itu adalah bagaimana aku menjual ini dengan harga yang aku inginkan.
Sebuah sarung yang anda satukan dalam sebuah wadah, tertumpuk begitu saja dan pengunjung bebas mengobrak-abrik tatanannya harganya mungkin hanya 10-15ribu saja. Sedangkan jika dikemas dalam kemasan box yang rapi, harganya bisa naik menjadi 25 ribu. Sementara jika anda jual sarung dengan lipatan yang diatur sedemikian rupa sehingga mirip bunga lalu dimasukkan dalam box mica transparant dengan pita cantik, harganya bisa menembus 100 ribu.

Ada orang2 yang senang dagangannya laris manis, terjual banyak sehingga berani memberi harga sangat murah. Ada juga orang2 yang target penjualannya sedikit tapi untungnya besar.
100 x 10.000 atau 10 x 100.000

Keduanya menghasilkan 1 juta, tapi dengan tenaga yang mungkin berbeda. Saya tidak sedang menyalahkan salah satunya, tapi saya ingin menunjukkan bahwa menjual itu tidak ada kaitannya dengan produk. Menjual itu adalah seni bagaimana orang mau membeli produk kita dengan harga yang kita sukai :)
Jadi, berhentilah bertanya "Apakah produk ini laku?" tapi mulailah bertanya, "Bagaimana caranya biar produk ini laku"
Dikutip dari cafebisnis.com
Baca Selengkapnya »